Tampilkan postingan dengan label bahaya gula. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bahaya gula. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Maret 2015

Bahaya Minuman Bersoda Bagi Tubuh Kita

- 0 comments
Bahaya Minuman Bersoda Bagi Tubuh Kita. Jaman sekarang sudah sangat gampang sekali menemukan minuman bersoda dari berbagai merk yang dijual di toko sekitar rumah kita. Harga yang bersaingpun menjadikan minuman ini begitu sering dibeli oleh konsumen. Memiliki sensasi yang terasa segar sekali saat diminum membuat minuman ini menjadi primadona untuk anak-anak kecil jaman sekarang.

Minuman Bersoda Sangat Berbahaya Untuk Tubuh

Meminum minuman bersoda tidaklah cukup hanya segelas atau sebotol saja, kita akan terus ingin meneguknya karena rasanya yang menyenangkan, apalagi jika dalam kondisi udara yang tergolong panas. Namun taukah anda, minuman bersoda mengandung begitu banyak gula didalamnya, ini yang membuat kita selalu terasa haus dan terus ingin meminum minuman bersoda. Selalu ingin minum dan minum terus, namun semakin banyak kita minum rasa haus kita hanya hilang sementara, dan tentu dampak yang akan tubuh kita terima akan jauh semakin berbahaya.

Kandungan minuman bersoda ini sangat banyak variasinya, namun biasanya akan selalu menggunakan air yang berkarbonasi atau sering bilang melarutkan karbon dioksida kedalam air. Terlarutnya karbon dioksida ini yang membuatkan rasa mengigit dan menyenangkan saat meminum minuman bersoda, dan tentu ini tidak menyehatkan. Minuman bersoda juga biasanya mengandung kandungan gula yang sangat banyak, sedikitnya mengandung 12 sendok teh gula penuh, atau menggunakan gula buatan yang jauh berdampak lebih buruk bagi tubuh.

Begitu banyak kandungan dari minuman bersoda yang tidak baik untuk tubuh, namun apa saja sih bahayanya meminum minuman bersoda ini? Berikut bahaya yang bisa diakibatkan pada tubuh jika terlalu sering mengkonsumsi minuman bersoda.

1. Meningkatkan Resiko Diabetes


Kandungan gula yang sangat banyak pada sebotol minuman bersoda sangat berbahaya untuk kesehatan kita. Apalagi jika terlalu sering diminum, ini bisa membuat tubuh kita rentan terkena diabetes.

2. Meningkatkan Berat Badan


Minuman bersoda mempunyai kandungan kalori dan gula yang sangat banyak. Asupan gula yang sangat besar kedalam tubuh membuat tubuh memproduksi insulin yang memicu organ hati kira mengubah semua gula berlebih ini menjadi timbunan lemak. Semakin banyak gula yang diproses menjadi lemak oleh hati akan membuat tubuh kita mengalami peningkatan berat badan.

3. Tulang Menjadi Kekurangan Kalsium


Salah satu kandungan dari minuman bersoda ini adalah asam fostat, salah satu zat yang bisa mengikat mineral-mineral penting didalam tubuh seperti kalsium, magnesium, dan seng. Asam fostat yang mengikat mineral penting tubuh ini nantinya langsung terbuang melalui urine, dan tentu ini sangatlah tidak baik bagi kesehatan tubuh terutama kekuatan tulang kita.

4. Berbahaya Untuk Jantung


Minuman bersoda mengandung kafein yang bisa membuat keadaan jantung kita menjadi berdetak tidak teratur. Kafein sangat terkenal dengan sifat ketergantungannya, dan ini akan sangat berbahaya untuk kesehatan kita.

5. Merusak Gigi


Sudah sangat banyak orang yang mengetahui kalau minuman bersoda bisa membersihkan kerak maupun karat pada besi, dan sifat asam ini ternyata juga mampu merusak email gigi kita. Email gigi yang terkikis akan membahayakan keadaan gigi kita, karena gigi tidak memiliki pelindung dari kuman-kuman yang membuat gigi kita berlubang. Dan perlu diketahui gigi kita tidak mempunyai mekanisme menyembuhkan sendiri, jadi selalulah jaga kesehatan gigi kita dengan mengurangi konsumsi minuman bersoda ini.

6. Merusak Pencernaan


Minuman bersoda membuat saluran penceraan kita mengalami erosi, semakin banyak mengkonsumsi minuman bersoda ini akan membuat saluran pencernaan kita semakin tipis dan rentan sekali. Larutan karbon dioksida pada minuman ini juga bisa membuat lambung kita tidak sehat, lambung menjadi susah menghasilkan enzim yang penting untuk mencerna makanan.

7. Mengandung CO2


Minuman bersoda terbuat dari proses melarutkan karbon dioksida kedalam air, ini yang membuat minuman bersoda terasa menggigit dan menyenangkan saat diminum. Namun kandungan karbon dioksida dalam minuman ini sangat membahayakan kesehatan kita, mengingat tubuh memerlukan oksigen yang dibawa oleh darah. Dan apa yang terjadi jika tubuh mendapat asupan karbon dioksida yang banyak? Yang paling parah bisa meninggal dunia, seseorang mengkonsumsi minuman bersoda ini sebanyak 8 kaleng sekaligus dan langsung meninggal dunia ditempat karena kandungan karbon dioksida ini terlarut dalam tubuh yang disalurkan melalui darah ke semua tubuh.

8. Tubuh Menjadi Kekurangan Cairan


Minuman yang mengandung soda memiliki sifat yang cenderung diuretik. Ini membuat minuman bersoda mengikat cairan-cairan pada tubuh yang nantinya akan dikeluarkan melalui urine kita. Sangat disarankan untuk meminum air putih setelah mengkonsumsi minuman bersoda, untuk meminimalisir resiko dehidrasi pada tubuh.

9. Mengandung Aspartame


Minuman bersoda yang katanya rendah kalori ternyata mengandung gula buatan yaitu Aspartame yang sangat berbahaya untuk kesehatan. Menurut penelitian Aspartame ini mampu memicu timbulnya tumor pada otak, epilepsi, bahkan Alzheimer.


Minuman bersoda mengandung banyak sekali zat-zat yang berbahaya untuk tubuh jika dikonsumsi. Usahakanlah mengurangi minuman bersoda bagi yang sering mengkonsumsinya, atau bahkan berhenti sama sekali meminum minuman ini. Tidak ada keuntungan satupun untuk tubuh jika kita mengkonsumsi minuman bersoda. Namun kita ternyata bisa menggunakan minuman bersoda sebagai sarana membantu membersihkan karat, noda darah, maupun memberantas hama pada tanaman.

Baca : Manfaat Minuman Bersoda Untuk Keperluan Sehari-Hari
[Continue reading...]

Minggu, 22 Maret 2015

Bahaya Gula Bagi Anak

- 0 comments
Bahaya Gula Bagi Anak. Memberikan makanan yang mengandung gula kepada si kecil bukanlah pilihan yang bijak mengingat gula banyak memberikan dampak yang berbahaya bagi anak. Makanan manis yang sangat mudah di dapatkan menjadi salah satu tantangan dalam mengontrol jumlah gula yang dikonsumsi si kecil.

Bahaya Gula Bagi si Kecil

Rasa dari makanan manis yang menyenangkan juga menjadi salah satu kendala susahnya menjauhkan anak-anak dari makanan yang mengandung gula. Makanan manis akan selalu menjadi primadona bagi si kecil, terutama apabila tidak mendapatkan pengawasan yang baik dari orang tua untuk memantau apa saja yang dimakan oleh si kecil. Berikut beberapa bahaya dari gula bagi si kecil :

1. Gigi Berlubang


Makanan yang menyangkut di gigi bisa membuat pertumbuhan bakteri pada gigi semakin cepat. Apalagi makanan yang mengandung gula yang banyak, cenderung mempunyai sifat yang lebih lengket di sela-sela gigi. Ditambah susahnya mengajak si kecil untuk menggosok giginya sebelum tidur, ini membuat pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan gigi berlubang kian hebat.

2. Mempunyai kelakuan yang lebih hyperactive


Mungkin banyak studi yang sudah menemukan tidak adanya keterkaitan gula dengan ke aktifan si kecil yang berlebih, Tapi saya sudah melihat sendiri kelakuan ponakan saya yang setelah diberikan makanan manis oleh neneknya menjadi tidak bisa diam dan terlihat tidak focus.


3. Cenderung mempunyai resiko obesitas dini



Pola makan makanan manis disaat kecil bisa berdampak pada kesehatan si kecil di masa yang akan datang. Zat gula yang terkandung dalam makanan manis bisa menyebabkan penyerapan makanan terganggu. Makanan yang manis juga menyumbangkan kalori yang besar, dan penyerapan gula oleh tubuh yang terbatas menyebabkan si kecil mudah mengalami obesitas dini.


4. Produksi lendir pada hidung dan mulut berlebih


Mengkonsumsi makanan yang mengandung gula mengakibatkan kelenjar yang menghasilkan lendir dibagian hidung dan mulut bekerja ekstra, Jumlah lendir yang berlebih pada si kecil bisa mengakibatkan pilek dan batuk,

5. Gula Membuat Anak Ketagihan

Gula membuat anak-anak selalu ingin memakan makanan manis tersebut. Kecenderungan ini yang membuat dampak dari bahaya gula yang lain semakin terlihat menakutkan. Si kecil tidak akan pernah berhenti makan manis jika tidak di stop oleh orang lain, dan tentu hal ini tidaklah sehat.
[Continue reading...]

Gula Membuat Anak-Anak Ketagihan

- 0 comments
Dampak gula pada anak-anak















Gula Membuat Anak Ketagihan. Sudah menjadi rahasia umum membuat anak kecil tidak rewel dengan memberinya makanan manis. Ini akan membuat anak kecil berperilaku baik kepada orang yang memberikannya makanan manis. Sogokan yang manis untuk mendapatkan perhatian si kecil, tapi apakah memberi makanan manis itu aman?

Gula yang banyak terkandung dalam makanan manis dapat menyebabkan gigi berlubang, cenderung mempunyai resiko obesitas dini lebih besar, menyebabkan produksi lendir pada hidung dan mulut berlebih (bisa mengakibatkan pilek dan batuk), Mempunyai kelakuan yang terbilang lebih hyperactive.

Dan gula juga membuat anak kecil ketagihan, mungkin ini sangat terdengar asing ditelinga pembaca. Namun begitulah hasil yang didapatkan oleh para ahli setelah meneliti sel otak anak jika mengkonsumsi makanan yang mengandung gula. Bisa disimak alasan kenapa gula bisa membuat si kecil ketagihan ;

1. Mengikat si Kecil dari Gigitan Pertama


Gigitan pertama pada makanan manis yang mengandung gula sudah mampu membuat si kecil ketagihan pada makanan yang mengandung gula. Bahkan saat merasakan manisnya gula, otak kita memberikan signal yang sama efeknya seperti kita menggunakan Cocaine (salah satu obat narkotika yang berbahaya).

Dampak Gula pada Bagian Otak
Bisa dilihat diatas, bagian yang terangsang oleh obat berbahaya Cocaine mengenai area yang sama seperti halnya jika kita memakan makanan manis yang mengandung gula. Walau dampak yang diberikan oleh gula tidak sebahaya narkotika, namun ini bisa mempengaruhi kesehatan si kecil dalam jangka yang panjang. Terlalu sering mengkonsumsi gula disaat kecil bisa mempermudah si kecil mengalami obesitas bahkan lebih parah lagi mengalami Diabetes di umur yang terbilang muda.

2. Melepas Zat Dopamine yang Selalu Tinggi


Setiap kita makan sesuatu, otak akan melepas zat dopamine yang beragam jumlahnya. Dopamine ini menjadi ukuran puas seseorang, biasanya seseorang yang memakan daging ayam yang enak akan memberikan kesan yang tidak menyenangkan bila diberikan daging ayam yang sama persis seperti sebelumnya selama seminggu berturut-turut. Dalam kasus daging ayam ini, dopamine yang di lepas oleh otak semakin lama semakin sedikit.

Namun beda ceritanya bila memakan makanan yang mengandung gula, seberapa banyakpun si kecil memakan gula, otak akan selalu melepas zat dopamine yang selalu tinggi. Ini membuat si kecil akan terus berburu makanan manis, karena rasanya selalu enak rasanya.


Si kecil tidak akan mengerti bahaya gula bagi kesehatan, mereka hanya ingin memakannya karena rasanya yang enak. Namun sebagai orang yang sayang pada si kecil, sudah selayaknya membatasi konsumsi gula si kecil dari sekarang.

Tidak ada hal baik yang didapat dari kelebihan memakan makanan manis yang mengandung gula. Bahkan walau si kecil tidak mendapatkan pasokan gula dari cemilan dan permen, mereka masih mendapatkan gula dari produk-produk susu atau makanan bagi si kecil. Ini sudah mampu memberikan pasokan yang cukup untuk tubuh si kecil yang membutuhkan gula sebagai pasokan energi.
[Continue reading...]
 
Copyright © . Cara Memutihkan Wajah dan Menghilangkan Jerawat - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger